Prajurit Brajawijaya Jemput Bola Kesehatan di Nduga

    Prajurit Brajawijaya Jemput Bola Kesehatan di Nduga
    Foto: Prajurit Yonif 300/Brajawijaya melalui aksi jemput bola dalam pelayanan kesehatan di Kampung Mumugu, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (28/2/2026).

    NDUGA - Di tengah hamparan alam Nduga yang memukau namun penuh tantangan, prajurit Yonif 300/Brajawijaya membuktikan dedikasi tulus mereka. Pada Sabtu (28/2/2026), langkah mereka tak hanya menyentuh Kampung Mumugu di Distrik Kenyam, tetapi juga membawa harapan langsung ke depan pintu rumah warga melalui program kesehatan keliling.

    Lebih dari sekadar kunjungan silaturahmi, momen Komunikasi Sosial (Komsos) ini menjadi sarana vital bagi personel TNI untuk menghadirkan pelayanan kesehatan gratis secara door to door. Inisiatif ini sangat penting, mengingat betapa sulitnya akses terhadap fasilitas medis bagi sebagian besar penduduk di wilayah pedalaman ini. Saya membayangkan betapa lega hati warga ketika tim medis datang langsung kepada mereka.

    Tim medis lapangan, dengan sigap, menyambangi satu per satu rumah warga. Pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian obat-obatan yang dibutuhkan, serta penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat menjadi bagian tak terpisahkan dari aksi ini. Ini adalah solusi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan keterbatasan.

    Sambutan hangat dan antusiasme terpancar dari wajah-wajah warga Kampung Mumugu. Mereka tak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga kesempatan berdialog secara humanis dengan para prajurit. Aspirasi mereka diserap, dan situasi keamanan wilayah pun turut termonitor, menciptakan ikatan yang lebih kuat.

    Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, S.T., M.Han, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah cerminan nyata dari semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebuah prinsip yang selalu dijunjung tinggi di setiap daerah penugasan.

    “Dedikasi yang ditunjukkan prajurit adalah cerminan jati diri TNI yang religius dan dicintai rakyat. Pelayanan kesehatan dan komunikasi dua arah seperti ini menjadi kunci dalam merebut hati masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah, ” tegasnya.

    Beliau menambahkan harapan agar program serupa dapat terus digalakkan secara berkelanjutan. Menurutnya, ini adalah bagian integral dari strategi pembinaan teritorial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat.

    Aksi kemanusiaan yang menyentuh ini semakin mempertegas peran vital TNI di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua. Mereka bukan hanya garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa, tetapi juga mitra terpercaya masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan.

    (Wartamiliter)

    brajawijayapeduli tnimanunggalrakyat nduga papua pengabdiantanpabatas kesehatanuntuksemua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 200/BN Pererat Ukhuwah Lewat...

    Artikel Berikutnya

    Yonif 300 Brajawijaya: Kemanunggalan TNI-Rakyat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami